Menanti



Di tengah pekat gelapnya malam

Bersama angin yang berhembus begitu dingin

Kulihat senyummu yang lebam diingatanku


Bibir mungkin kaku perihal mengucapkan

Namun jemari mahir menuliskan

Biar saja ku menanti tanpa balas

Hingga rasa bosan menggetarkan penantianku



Komentar

Posting Komentar